{"id":90,"date":"2008-11-19T13:00:54","date_gmt":"2008-11-19T13:00:54","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hendri.test123.org\/?p=90"},"modified":"2017-06-05T05:18:38","modified_gmt":"2017-06-05T05:18:38","slug":"dua-belas-gunung-tertinggi-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/?p=90","title":{"rendered":"Dua belas gunung tertinggi di dunia"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/12gunung.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-106\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/12gunung.jpg\" alt=\"12gunung\" width=\"400\" height=\"292\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/12gunung.jpg 400w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/12gunung-300x219.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-92 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Everest-300x94.jpg\" alt=\"Route Everest\" width=\"300\" height=\"94\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Everest-300x94.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Everest.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Everest 8.848 m<br \/>\nGunung yang tertinggi didunia dengan ketinggian 8.848m dari permukaan laut, di Nepal dikenal dengan nama Sagarmatha dan sedangkan di Tibet dikenal dengan sebutan Chomolungma. Gunung ini terbentang di pegunungan Himalaya Nepal dan Tibet (27\u00ba 59\u2019 LU dan 86\u00ba 55\u2019 BT). Pertama kali didaki oleh sebuah ekpedisi dari Inggris yang di pimpin oleh Edmud Hillary dan Tenzin Norgay pada tanggal 29 May 1953. Gunung ini mempunyai dua jalur utama pendakian yaitu sisi selatan dari Nepal dan sisi Utara dari Tibet, masih ada 13 jalur lainnya yang semuanya menuntun pendaki menuju puncak.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-93 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-K2-300x95.jpg\" alt=\"Route K2\" width=\"300\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-K2-300x95.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-K2.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>K2 (Godwin Austen) 8.611 m<br \/>\nGunung kedua tertinggi di dunia berdiri dengan ketinggian 8.611m dari permukaan laut, gunung ini juga dikenal dengan nama Chogori, yang terbentang di pegunungan Karakoram di Pakistan hingga Cina (35\u00ba 53\u2019 LU dan 76\u00ba 31\u2019 BT). Pertama kali didaki puncaknya oleh tim ekspedisi dari Italy yang di pimpin oleh A. Campagnoni dan L. Lacedelli pada tanggal 31 July 1954, gunung ini merupakan yang tersulit dan juga mungkin yang terindah diantara puncak yang berketinggian 8000-an.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-94 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Kangchenjunga-300x95.jpg\" alt=\"Route Kangchenjunga\" width=\"300\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Kangchenjunga-300x95.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Kangchenjunga.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Kanchenjungha 8.586 m<br \/>\nIni adalah gunung ketiga tertinggi di dunia, mempunyai ketinggian 8.586 m dari permukan laut. Dikenal juga dengan nama Kanchenfenga, berada di pegunungan Himalaya di segitiga Nepal \u2013 Sikkim \u2013 Tibet. (27\u00ba 42\u2019 LU dan 88\u00ba 09\u2019 BT). Pertama kali didaki puncaknya oleh ekpedisi Inggris yang di pimpin oleh G. Band dan J. Brown pada tanggal 25 May 1955. Gunung ini menawarkan 4 rute pendakian yang berbeda dan semuanya menuntun pendaki ke puncak utama.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-96 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Lhotse-300x95.jpg\" alt=\"Route Lhotse\" width=\"300\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Lhotse-300x95.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Lhotse.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Lhotse 8.516 m<br \/>\nGunung ini berada di urutan ke empat sebagai gunung tertinggi didunia, dengan ketinggian 8.516 m dari permukaan laut, terbentang di Mahalangur Himal yang merupakan bagian dari pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet (27\u00ba 58\u2019 LU dan 86\u00ba 56\u2019 BT). Pertama kali didaki puncaknya oleh tim ekspedisi Swiss yang di pimpin oleh Luchsinger dan E. Reiss pada tanggal 18 may 1956, dan gunung ini disebut juga sebagai satelitnya gunung Everest karena letaknya yang berdempetan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-97 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Makalu-300x95.jpg\" alt=\"Route Makalu\" width=\"300\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Makalu-300x95.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Makalu.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Makalu 8.463 m<br \/>\nGunung kelima tertinggi didunia dengan ketinggian 8.463 m dari permukaan laut, dan juga berada di Mahalangur Himal di pegunungan Himalaya sektor Nepal dan Tibet (27\u00ba 53\u2019 LU dan 87\u00ba 05\u2019 BT) . Tim ekspedisi yang pertama kali mencapai puncak ini adalah tim dari Perancis yang di pimpin oleh J. Couzy dan L. Terray, gunung ini menawarkan lima rute pendakian yang berbeda yang equal dengan jumlah yang sama dari variasi dan kemungkinannya. Semua rute itu menuntun pendaki sampai di puncaknya. Makalu yang menurut literature berarti Si Hitam Besar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-98 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Cho-Oyu-300x94.jpg\" alt=\"Route Cho Oyu\" width=\"300\" height=\"94\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Cho-Oyu-300x94.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Cho-Oyu.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Cho Oyu 8.201 m<br \/>\nDengan ketinggian 8.201 m dari permukaan laut menempatkan Cho Oyu sebagai gunung ke enam tertinggi didunia. Gunung ini juga berada di Mahalangur Himal di pegunungan Himalaya (28\u00ba 06\u2019 LU dan 86\u00ba 40\u2019 BT). Didaki pertama kali pada tanggal 19 October 1954 oleh sebuah ekpedisi dari Austria yang dipimpin oleh H. Tichy, S. Jochler dan dipandu oleh Sherpa Pasang Dawa Lama. Gunung ini mempunyai empat buah rute pendakian yang berbeda dengan beberapa variasi kemungkinan yang berbedam gunung ini sering dikatagorikan sebagai guunung yang lebih mudah didaki jika dibandingkan dengan gunung diatas ketinggian 8000 m lainnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-99 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Dhaulagiri-300x93.jpg\" alt=\"Route Dhaulagiri\" width=\"300\" height=\"93\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Dhaulagiri-300x93.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Dhaulagiri.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Dhaulagiri 8.167 m<br \/>\nGunung ketujuh tertinggi didunia ini mempunyai ketinggian 8.167 m dari permukaan laut membentang di pegunungan Himalaya sektor Nepal dan Tibet (28\u00ba 42\u2019 LU dan 83\u00ba 30\u2019 BT) Pertama kali didaki oleh ekpedisi dari Swiss yang dipimpin oleh K. Diemberger, A. Schelbert dan dipandu oleh sherpa Nawang Dorje pada tanggal 13 May 1960. Ada banyak sekali rute pendakian yang ditawarkan gunung ini yang equal dengan jumlah variasi dan kemungkinannya, semua rute itu menuntun pendaki hingga ke puncak &#8220;Gunung Putih&#8221; begitu menurut literatur arti dari Dhaulagiri.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-100 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Manaslu-300x93.jpg\" alt=\"Route Manaslu\" width=\"300\" height=\"93\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Manaslu-300x93.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Manaslu.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Manaslu 8.163 m<br \/>\nGunung ini adalah gunung ke delapan tertinggi didunia dengan ketinggian 8.163 m dari permukaan laut yang berada di pegunungan Himalaya Nepal (28\u00ba 06\u2019 LU dan 86\u00ba 40\u2019 BT) didaki pertama kali pada tanggal 09 may 1956 oleh sebuah ekepedisi Jepang yang di pimpin oleh T. Imanishi dan Gyalsen Norbu. &#8220;Gunung Suci&#8221; demikian menurut literature arti dari Manaslu ini yang menawarkan enam rute pendakian yang berbeda menuju puncak, dengan jumlah yang sama equalnya dengan variasi kemungkinannya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-101 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Nanga-Parbat-300x95.jpg\" alt=\"Route Nanga Parbat\" width=\"300\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Nanga-Parbat-300x95.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Nanga-Parbat.jpg 596w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Nanga Parbat 8.125 m<br \/>\nGunung kesembilan tertinggi didunia ini berada di wilayah Punjab Himalaya Pakistan, dengan ketinggian 8.125 m dari permukaan laut dan pada posisi 35\u00ba 14\u2019 LU dan 74\u00ba 35\u2019 BT. Pertama kali didaki oleh gabungan ekpedisi Jerman dan Austria yang dipimpin oleh H. Buhl pada tanggal 3 July 1953. Gunung ini menawarkan delapan rute pendakian yang berbeda dengan beberapa variasi dan kemungkinan baru. Nanga Parbat menurut literatur berarti \u201cNaked Mountain\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-102 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Annapurna-I-300x93.jpg\" alt=\"Route Annapurna I\" width=\"300\" height=\"93\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Annapurna-I-300x93.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Annapurna-I.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Annapurna I 8.091 m<br \/>\nGunung kesepuluh tertinggi didunia Annapurna I. Gunung berada di pegunungan Himalaya Nepal dengan ketinggian 8.091 m dari permukaan laut pada posisi 28\u00ba 36\u2019 LU dan 83\u00ba 49\u2019 BT, juga diantara dua Sungai Himalaya yaitu sungai Kali Gandaki dan sungai Marsyangdi. Gunung ini pertama kali didaki oleh ekpedisi perancis yang dipimpin oleh M. Herzog dan L. Lachenal. Gunung ini merupakan gunung favorit bagi para pendaki gunung yang menyukai medan berat. Seluruh rute pendakian di Annapurna sangat curam dan susah, tapi itu tidak pernah menyurutkan hasrat pendaki untuk menjamah puncaknya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-103 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Broad-Peak-300x97.jpg\" alt=\"Route Broad Peak\" width=\"300\" height=\"97\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Broad-Peak-300x97.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Broad-Peak.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Broad Peak 8.047 m<br \/>\nGunung ini juga dikenal dengan nama Falchen Kangri dengan ketinggian 8.047 m dari permukaan laut menempatkannya sebagai gunung kesebelas tertinggi didunia. Gunung ini berada di wilayah pegunungan Karakoram Pakistan serta Cina pada posisi 35\u00ba 48\u2019 LU dan 76\u00ba 34\u2019 BT. Pertama kali didaki oleh tim ekspedisi Austria yaitu M. Schmuck, F. Wintersteller, K. Diemberger dan H. Buhl pada tanggal 9 Juni 1957. Gunung ini menawarkan kesempatan untuk mengexplore rute pendakian baru pada para pendaki yang menyukai tantangan karena gunung ini belum sepenuhnya telah di explorasi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-104 size-medium\" src=\"http:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Shisapangma-300x95.jpg\" alt=\"Route Shisapangma\" width=\"300\" height=\"95\" srcset=\"https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Shisapangma-300x95.jpg 300w, https:\/\/www.hendriagustin.com\/wp-content\/uploads\/2008\/11\/Route-Shisapangma.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Shishapangma 8.012 m<br \/>\nGunung ini adalah nomer dua belas tertinggi didunia dengan ketinggian 8.012 m dari permukaan laut. Gunung ini juga dikenal dengan nama Xixabangma di Tibet dan di Nepal dikenal dengan sebutan Goshainthan. Terbentang di pegunungan Himalaya Tibet pada posisi 27\u00ba 42\u2019 LU dan 85\u00ba 49\u2019 BT. Pertama kali didaki oleh sebuah tim ekspedisi Cina yang dipimpin oleh Hsu Ching pada tanggal 2 may 1964, gunung ini baru hanya bisa diakses oleh orang luar pada tahun 1980, dan megingat gunung ini termasuk yang termudah didaki untuk gunung diatas delapan ribuan, membuatnya terus menarik minat pendaki untuk mendakinya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Everest 8.848 m Gunung yang tertinggi didunia dengan ketinggian 8.848m dari permukaan laut, di Nepal dikenal dengan nama Sagarmatha dan sedangkan di Tibet dikenal<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":106,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-90","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-mountaineeringoutdoorskill"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=90"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":579,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90\/revisions\/579"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=90"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=90"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hendriagustin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=90"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}